MAU PILIH SIAPA KAK?
Pilpres tahun 2024 sangat menarik. Ada tiga paslon bertarung, dan ada sekitar 270 juta rakyat Indonesia yang nasibnya menjadi taruhan. Apakah untung atau buntung. Masing-masing menentukan pilihan. Saya pun telah menentukan.
Namun jika masih ada yang belum selesai dengan perkara ini, cobalah menimbang ketiga paslon dengan cara yang saya gunakan. Mari letakkan semua emblem yang ada pada diri, kemudian beri ruang bagi hati dan pikiran untuk bekerja.
Pertama, silahkan uji para paslon secara personal. Kedua, uji paslon melalui visi-misinya. Ketiga, uji paslon dari sisi kawannya.
Secara personal, timbanglah pribadi paslon dengan batu uji sifat Nabi Muhammad. Diantaranya, jujur, amanah, komunikator, dan cerdas. Takar siapa yang lebih jujur, pandai menjaga amanah, mampu berdialektika, dan cerdas lahir batin.
Mengetahui kepribadian dan kapasitas pemimpin menjadi sangat penting. Karena kelak pendekatan yang digunakan dalam kerja-kerja pemerintahan mengikuti watak dan kapasitas pemimimpi tersebut. Silahkan pelajari mereka. Baca tulisannya, dengar bagaimana mereka berbicara, perhatikan respon mereka terhadap sesuatu, telusuri rekam jejaknya. Jangan tertipu oleh polesan sesaat.
Secara visi-misi, batu ujinya adalah pancasila. Apakah dalam visi-misi paslon memuat nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kebijaksanaan, dan keadilan. Kajilah secara sederhana visi-misi mana yang paling masuk akal, humanis, dan progresif sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Sebernarnya dengan melihat judul visi-misi antar paslon saja sudah hampir menjelaskan semuanya. Mana diantara gagasan yang dibutuhkan Indonesia saat ini.
Secara Kawan. Batu ujinya ialah pesan nabi Muhammad. Al mar'u 'ala dini khalilih. Seseorang dinilai denga siapa ia berkawan. Lihatlah dengan cermat siapa saja yang berada dipusaran terdekat para paslon. Karena mereka yang senantiasa membisik paslon tersebut pra-pasca terpilih. Jika bisikannya batil maka kebijakan yang keluar akan menimbulkan kerusakan di tengah masyarakat.
Tiga komponen penilaian inilah yang kemudian pada akhirnya membuat saya tanpa keraguan menetapkan pasangan AMIN yang akan saya pilih. Bismillah.
Tidak ada komentar: